Prinsip kerja implementasi Mikroprosesor & Mikrokontroler


 A. Prinsip kerja implementasi Mikroprosesor  :


1. Handphone
Cara kerja prosesor dalam hal ini sangat banyak,seperti halnya komputer/PC,dimana semua inputan akan dproses di RAM sampai Ke output atau tam,pilan di layar handphone sama persis dengan Laptop atau PC.
IC power amplifier berfungsi memperkuat sinyal menggunakan frekuensi yang telah diatur dan ditetapkan ponsel. Selain memancarkan sinyal gelombang elektromagnetik. IC power amplifier juga berfungsi untuk mengunci sinyal agar terhubung ke operator.
RF prosesor adalah komponen yang mengolah sinyal secara terpadu, sekaligus memperkuat selisih sinyal yang diperlukan pada saat pemancaran atau penerimaan. Kemudian sinyal tersebut diatur dan diubah agar dapat disesuaikan menjadi bentuk suara atau data tampilan.
IC Audio berfungsi memperkuat sinyal yang telah diolah oleh RF prosesor. Kemudian diperkuat menjadi bentuk getaran suara. Unit ini juga berhubungan dengan microphone dan speaker.
Chrystal (osilator) berfungsi menghasilkan sinyal osilasi sebagai proses pengaturan frekuensi yang melakukan perbandingan frekuensi dengan sinyal data operator melalui RF prosesor.





2.Mesin cuci
Agar rangkaian bekerja kita harus memberi perintah (program ) kepada microcontroller , programnya adalah sbb: " jika tombol start ditekan nyalakan led hijau dan berikan sinyal 5volt dan jika tombol stop ditekan nyalakan led merah dan stop sinyal 5volt" .Instruksi/program yg telah kita buat kita masukan kedalam microcontroller dengan menggunakan sebuah alat yg dinamakan programmer (yg dapat kita buat sendiri). Bagian yang terdapat dalam sebuah microcontroller : MEMORI untuk menyimpan program , CPU yang melaksanakan program yg ada dimemori, PORT untuk mengambil sinyal dari luar (pd contoh diatas : tombol start dan stop dihubungkan ke port sbg input ) dan untuk mengeluarkan sinyal (pada contoh sinyal 5V , dan led merah /hijau) , sinyal yg diambil dan dikeluarkan adalah sinyal digital 5 volt (logika 1) atau 0 volt (logika 0)



3.Instrumen Lift
Prosesor digunakan untuk membaca tekanan tombol dan mengendalikan gerakan motor listrik lalu  hasil perintah tersebut dikirimkan ke generator atau mesin penarik agar sesuai perintah dari user tadi, sehingga lift dapat begerak sesuai dengan tekanan tombol dan cukup nyaman bagi pemakai, tidak berhenti atau bergerak mendadak.



4.EFI, electronic fuel injection
Tipe injeksi serentak yaitu saat penginjeksian terjadi secara bersamaan, sedangkan tipe injeksi terpisah yaitu saat penginjeksian setiap injektor berbeda antara satu dengan yang lainnya, biasanya sesuai dengan urutan pengapian atau firing order (FO). Jika FO mesin tersebut adalah 1 – 3 – 4 – 2, saat terjadi injeksi pada silinder 1 pada langkah hisap, maka pada silinder 3 injeksi terjadi pada satu langkah sebelumnya, yaitu langkah buang. Selanjutnya pada silinder 4 injeksi terjadi pada langkah usaha, dan pada silinder 2 injeksi terjadi pada langkah kompresi. Sedangkan lamanya (duration) penginjeksian akan bervariasi tergantung kondisi kerja mesin. Semakin lama terjadi injeksi, maka jumlah bahan bakar akan semakin banyak pula. Dengan demikian, seiring naiknya putara mesin, maka lamanya injeksi akan semakin bertambah karena bahan bakar yang dibutuhkan semakin banyak.





5.Barcode reader
Simbol kode batang (bar code) berisi sampai tiga puluh karakter yang disandikan dalam bentuk yang bisa dibaca mesin. Sumber cahaya didalam scanner dikenakan pada symbol kode-batang, batang-batang itu menyerap cahaya dan spasi akan memantulkan cahaya. Detektor foto menerima  cahaya yang membentuk pola sinyal elektronik yang kemudian disajikan dalam symbol yang tercetak. Dekoder menerima sinyal dari scanner dan mengubah data menjadi data karakter wakil dari kode symbol yang bersangkutan.Space (ruangan) kosong pada salah satu sisi dari symbol kode batang disebut daerah tenang, bersama-sama dengan karakter start dan stop, membiarkan scanner mengetahui apakah data memulai atau berakhir.


6.Sistem pengatur ketepatan cetak dan potong pada mesin pengganda media kertas seperti koran dan majalah
Sistem mikroprosesor bekerja sebagai penyeting alat alat seperti ukuran dari media kertas sesuai dangan ukuran yang telat kita atur dan kita simpan pengaturan itu dalam mikroprosesor


7.Alat pengolah data pada VCD atau DVD player
Cara kerjanya yaitu memberikan sinyal pada motor slider  maupun spiner seperti yang ditunjukkan alur anak panah pada gamabr. Selaian itu perangkat ini juga akan mengolah sinyal pembacaan dari bagian optik yang akan dilanjutkan ke out put audio maupun video. Bagian mekanik optik terdiri dari beberapa bagian seperti pembangkit laser, pembagi optical, dioda peka cahaya, cermin dan lensa obyektif. Servo focus berguna untuk memfocuskan lensa obyektif sehingga data bisa terbaca dengan baik. Power supply berfungsi sebagai sumber tegangan DC ke bagian mekanik






8.Sentral Telepon PSTN
Line hunter/line finder bertugas menemukan saluran pelanggan yang off-hook Saluran pelanggan dihubungkan dengan the first selector (jumlah selector tergantung pada jumlah digit yang digunakan) kemudian diberi dial tone Pelanggan mendial nomor telepon tujuan Pada contoh di kanan, pelanggan mendial nomor 530 Ketika 5 di-dial, selector akan bergerak naik 5 step, lalu bergerak horizontal untuk mencari selector (atau connector) berikutnya yang tidak busy Pada contoh di kanan hanya digunakan 3 digit nomor, maka dua digit terakhir (yaitu 3 dan 0) diarahkan ke suatu connector ketika digit 3 dan 0 di-dial, connector bergerak naik 3 step lalu bergerak horizontal sebanyak sepuluh step (karena yang ditekan adalah nol)






9.Provider Telepon Digital seperti ISDN, DSL dll
Teknologi DSL menawarkan layanan koneksi Internet yang lebih cepat dibandingkan dengan koneksi dial-up biasa dan menggunakan kabel telpon 2-wire (perhatikan kabel telpon di rumah di dalamnya terdapat 2 kabel kecil lagi yang disebut 2 -wire). DSL menggunakan line telpon yang ada atau tersedia dan tidak perlu untuk menarik atau menambah jaringan / nomor telpon baru khusus untuk DSL. Namun memerlukan peralatan yang disebut DSL modem, di mana komputer atau PC kita terkoneksi ke modem DSL ini dan modem DSL ini dihubungkan ke line telpon yang ada seperti halnya kita menghubungkan modem dial-up kita ke line telpon. Namun yang membedakan dengan dial-up biasaselain kecepatan koneksi yaitu pada koneksi dial-up biasa, line telpon yang sedang digunakan untuk akses Internet tidak akan bisa digunakan untuk percakapan biasa ataupun digunakan untuk menelpon keluar.






10.Komunikasi satelit
Cara kerja satelit adalah satelit menerima sebuah sinyal yang kemudian satelit memperbesar sinyal tersebut. Lalu satelit yang terdapat mikroprosesor mengubah frekuensinya untuk menghindari gangguan antara uplink dan downlink. Dan sinyal itu kemudian dikembalikan kebumi dan diterima oleh beberapa stasiun yang ada di bumi.

B. Prinsip kerja implementasi Mikrokontroler  :



1.      Pengendali Motor dengan Remote Sony.
Pada sistem ini prosesor mengendalikan atau mengatur jalannya motor melalui remote control yaitu input berasal dari remote dan disalurkan kemicroprosesor melalui sebuah jaringan ( infrared,dll ) dan diaplikasikan kemotor tersebut



2.      Sensor Warna TCS230.
Seperti halnya robot,sensor warna hampir memiliki cara kerja yang hampir sama dengan robot,tetapi kalau robot mempunyai atau mendeteksi sedikit warna tetapi hal ini bisa mendeteksi warna jauh lebih banyak dan spesifik warna tersebut
dan warna warna tersbut ada kode kode binernya



3.      Jam Digital dengan Bahasa C
Dalam proses ini prosesor mengkalkulasi bcodding yang berhitung dengan rumus ( + 1) dan  menampilkan data waktu yang berupa detik, menit, jam, hari, tanggal, bulan dan tahun. Modul RTC-1287 sebagai sumber data waktu yang akan ditampilkan, dan Key-44 sebagai input untuk menset waktu



4.      Pengamanan Berdasarkan Pola Sidik Jari Yang Tersimpan Pada Kartu Pintar.
Papan tekan yang dikendalikan oleh mikrokontroler DT51 MinSys digunakan sebagai alat masukan yang berbentuk kode. Liquid Crystal Display (LCD) dijadikan sebagai penampil dari aktifitas kegiatan sistem pengamanan tersebut. Dalam penggunaan sistem pengamanan yang berbasiskan mikrokontroler DT51 MinSys ini hanya pengguna yang mengetahui kode akses dan memiliki kartu pintar serta pola sidik jari yang telah tersimpan didalam kartu pintar yang berhak masuk kedalam sistem pengamanan yang berbasiskan pola sidik jari. Percobaan yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui kestabilan, kecepatan, kompatibilitas, info program, tingkat keamanan yang tinggi serta menunjukkan hasil yang baik.



5.      Pengendali Penerangan Ruangan Berbasis  Mikrokontroler ATMEGA8535
Dalam proses ini pengendali utama pada sistem menggunakan miktokontroller ATmega8535 dengan input dari sensor cahaya (LDR). Output dari pendendali selanjutnya ditampilkan LCD M1632 sebagai penampil dan sebagai input rangkaian pengatur tegangan. Sistem ini bekerja di dalam ruangan (in door) menggunakan maket rumah dengan tiga ruangan sebagai model. Dalam pengujian perangkat keras dan lunak, diketahui bahwa system pengendalian penerangan ruangan ini dapat menghemat energi. Dari pengujian sensor cahaya diperoleh hubungan antara luminansi dan tegangan yang mendekati linier, sehingga pengendalian dengan mikrokontroler ATmega8535 dapat bekerja dengan baik.



6.      Sistem Pengendalian Suhu Menggunakan AT89S51dengan Tampilan di PC
Hasil suhu di ruangan bisa diset dan ditampilkan di komputer. Sistem yang dibuat ini memanfaatkan kemampuan mikrokontroler AT89S51 dalam akuisisi data dan mengambil keputusan. Kawasan suhu yang bisa di kendalikan adalah 230 Celcius sampai dengan 400 Celcius. Hasil pengujian dengan termometer menunjukan sistem dibuat ini mampu mempertahankan suhu yang dikehendaki pada daerah di sekitar sensor dalam radius 2 cm, untuk radius lebih besar 2 cm dari sensor suhu, suhu yang terukur oleh termometer adalah berbeda.



7.      Monitoring Debit Air dan Alat Penggerak Pintu Air di Bendungan
Cara kerja  mikrokontroUer pada alat ini menggunakan mikrokontroler  AT89C51 sebagai unit penerima dan pengirim data biner. Sedangkan sebagai media komunikasi yang digunakan adalah serial RS-232.  Selain untuk memonitor debit air penggunaan komunikasi mikrokontroller AT89C5 I dan komputer memungkinkan untuk pengendalian gerakan motor sebagai penggerak pintu bendungan dari pusat pantau juga.



8.      Sistem keamanan ruangan menggunakan sensor passive infra red (PIR) KC7783R dengan Mikrokontroler AT89S51
mikrokontroler ini dibuat dengan menggunakan bahasa assembly. Alarm akan aktif setiap waktu jika ada gerakan manusia. Sistem ini bekerja setelah PIR sensor KC7783R mendeteksi gerakan manusia, maka PIR sensor KC7783R akan mengirim sinyal ke mikrokontroler, kemudian mikrokontroler menyalakan alarm yang diwakili oleh buzzer. Sistem ini telah terealisasi dan dapat dijadikan sistem keamanan dengan membunyikan alarm secara otomatis. Apabila ada orang yang mendekat pada saat yang tidak diinginkan, maka alarm akan berbunyi.

3 Komentar untuk "Prinsip kerja implementasi Mikroprosesor & Mikrokontroler"

  1. Monitoring Debit Air dan Alat Penggerak Pintu Air di Bendungan


    ada ndak soft copy mengenai materi dan kodingnya...

    BalasHapus
  2. y klo bisa kirim ke email sya
    fahzyon@gmail.com

    BalasHapus
  3. Maaf saya belum pernah membuatnya..:)
    Berhubung saya masih mahasiswa semester 2 saat ini dan belum sampai pada codingan full nya..

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel